Warga Dusun Sentul Asli Terima Kunjungan dari Jakarta

18 Mei 2017

pendua-lombokutara.desa.id – Dusun Sentul Asli saat ini tengah mengembangkan tumbuhan lemna sebagai pakan alternatif bahkan menjadi pakan utama dalam membudidayakan ikan. Kesuksesan Dusun Mandiri Energi tersebut membuat banyak warga yang ingin berkunjung, baik warga domestik maupun mancanegara.

Salah satu pengunjung yang datang ke dusun tersebut yakni, Rissahoan asal Jakarta yang tergabung dalam Millennium Challenge Account Indonesia (MCAI). Kunjungan Rissahoan tersebut dalam monitoring budidaya ikan air tawar yang saat ini tengah dikembangkan oleh warga setempat. Saat berkunjung ke salah satu rumah warga, Rissohoan ditemani oleh Ihsan selaku PPL dari Yayasan Rumah Energi (YRE) Mataram bersama Alwan Wijaya Kusuma selaku Kepala Dusun yang berperan aktif dalam membina dan memberdayakan warganya, serta warga setempat.

Seperti yang kita ketahui, dalam budidaya ikan air tawar tidak semudah yang kita bayangkan, selain membutuhkan sumber air yang cukup, akan tetapi masih banyak faktor lain yang mempengaruhi kesuksesan dalam membudidayakanya. Seperti yang dikatakan oleh Rissahoan dalam kunjunganya, beliau mengatakan bahwa kendala terbesar yang dialami warga dalam budidaya ikan, yakni masalah pakan ikan, dikarenakan membutuhkan modal yang besar yang membuat warga enggan dalam membudidayakan ikan.

Beliau juga memberikan saran kepada warga agar budidaya ikan tersebut tetap berkelanjutan dan tetap dikembangkan. “Penggunaan tumbuhan lemna sebagai pakan ikan oleh warga setempat merupakan inovasi yang tepat dalam mengurangi pembiayaan“, ucap beliau saat kunjungan ke rumah warga, Kamis (18/05).

Sementara itu, Alwan mengatakan tumbuhan lemna tersebut selain digunakan sebagai pakan ikan, nantinya beliau bersama warga berinisiatif mengembangkan lemna menjadi olahan jajanan yang bisa bermanfaaat dan mendongkrak perekonomian warga.

Beliau juga berharap agar YRE tetap memberikan bimbingan dan binaan kepada warganya ke depan.

(Sumber: http://pendua-lombokutara.desa.id/index.php/first/artikel/237)

Share this: