"Sareng BIRU
olah limbah janten berkah..."
("Dengan BIRU, olah limbah jadi berkah...")
Dengan BIRU
dapur bersih, sehat dan hemat
"Bio-Slurry nyata manfaatnya
untuk kebun tomat saya"
Bio-Slurry Menjadikan
Lahan Subur dan Panen Melimpah
Program Biogas Rumah (BIRU) adalah sebuah program multi pihak yang diinisiasi oleh HIVOS bekerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tahun 2009 dan kemudian diimplementasikan oleh Yayasan Rumah Energi pada tahun 2012. Program BIRU merupakan program yang bertujuan mendiseminasi program energi terbarukan melalui pemanfaatan biogas sebagai sumber energi bersih memasak dan pemanfaatan bio-slurry (ampas biogas) sebagai pupuk alami.

PROGRAM BIRU DI INDONESIA

Sebaran Program

12 Provinsi

Jumlah Penerima Manfaat

118.291 orang

Pengurangan Emisi

370.000 ton CO2e

Jumlah Biogas AKTIF

24.945 unit
per 10 September 2020

Pelaksanaan Program

Mei 2009
sampai dengan saat ini

PROSES LIMBAH MENJADI BERKAH

Biogas adalah salah satu teknologi terbarukan yang mengolah kotoran ternak dan manusia beserta material organik lainnya menjadi sumber energi bersih memasak sehari-hari. Dengan moto “Olah Limbah jadi Berkah”, biogas memberikan solusi untuk meminimalisir limbah organik dari rumah. Biogas juga bisa menjadi investasi yang tepat bagi rumah tangga karena selain mampu mengurangi produksi limbah ternak dan rumah tangga, menghemat pengeluaran, juga bisa mengurangi resiko kesehatan yang didapat dari penggunaan kayu bakar.

REKAM JEJAK PROGRAM BIRU

CERITA PENGGUNA

PROGRAM KEMITRAAN BIRU

Untuk pelaksanaan program BIRU, Yayasan Rumah Energi bekerja sama dengan Hivos membangun kemitraan dengan sejumlah organisasi lokal di 12 provinsi pelaksanaan program. Kerja sama kemitraan ini terbagi menjadi dua sektor yaitu pelaksanaan (pembangunan konstruksi dan perawatan yang dilakukan oleh mitra konstruksi yang disebut dengan CPO) dan pembiayaan berbasis skema blended finance.