Masak Pakai Biogas Bisa Lebih Hemat

9 Oktober 2016

detik.com, Malang – PT Nestle Indonesia berkomitmen membangun kemitraan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak. Selain mendorong peningkatan produksi susu, Nestle turut memberikan pendampingan bagi peternak dalam mengolah limbah kotoran ternak.

Dengan jalan memanfaatkannya sebagai biogas. Pengolahan ini mampu memenuhi kebutuhan dapur peternak. Gas yang dihasilkan bisa digunakan sebagai bahan bakar kompor untuk memasak.

“Berkat program dari Nestle dan Koperasi SAE Pujon, kami mendapatkan pengetahuan tentang praktik-praktik peternakan sapi perah yang baik. Saya juga sudah membuat kubah biogas di rumah, yang menjadikan lingkungan tempat tinggal bersih. Yang biasa habis enam tabung gas elipiji sekarang semua sudah memanfaatkan biogas,” kata Hariyanto salah satu peternak mitra Nestle asal Pujon, Kabupaten Malang, Minggu (9/10/2016).

Hal yang sama juga dilakukan Eko Yuliawan, peternak asal Dusun Sebaluh, Desa Pandansari, Kecamatan Pujon, yang kini telah memiliki sembilan ekor sapi dengan penghasilan bersih sekitar Rp 5,8 juta.

Ifah, istri Yuliawan mengatakan, setiap hari telah memanfaatkan biogas untuk memasak.

“Ini tidak berbahaya, sangat aman dan meringankan dengan tidak membeli tabung elpiji,” ungkap Ifah ditemui di rumahnya.

Sustainability Agriculture Development & Procurement Director PT Nestle Indonesia, Wisma Djaja menyempatkan datang ke tempat tinggal Yuliawan untuk melihat kandang serta kondisi ternak dan pemanfaatan biogas menuturkan, sudah ada sebanyak 7.400 unit biogas yang dibuat oleh Nestle untuk para peternak sapi perah tersebar di kabupaten Malang, Pasuruan, Kediri, Blitar, Tulungagung, Mojokerto, Probolinggo, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Ponorogo dan Trenggalek.

Satu unit biogas bisa menghemat sekitar Rp 1.000.000 untuk bahan bakar gas, dan 2.000 kilogram untuk penggunaan kayu bakar kering setiap tahunnya.

Selain bisa memanfaatkan limbah kotoran sapi dari peternakan sapi perah, petani juga mendapatkan manfaat dari biogas untuk kebutuhan rumah tangganya.

“Sudah ada 7.400 unit biogas kami dibuat untuk peternak. Ini merupakan langkah atau komitmen Nestle dalam meningkatkan kesejahteraan peternak,” terangnya terpisah.

Agri Culture Service PT Nestle Indonesia Pariatmoko menambahkan, upaya pengembangan biogas akan tetap dilakukan kepada peternak yang menjadi mitra Nestle.

“Yang sangat penting biogas ini sangat ramah lingkungan dan biogas tidak mengeluarkan limbah yang berbahaya,” beber dia. (drk/drk)

(Sumber: http://finance.detik.com/industri/3316439/masak-pakai-biogas-bisa-lebih-hemat)

Share this: