Pertemuan Konsultasi Parapihak 2015

10 Maret 2015

Program BIRU (Biogas Rumah) yang dilaksanakan oleh Hivos bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (DJEBTKE) telah dilaksanakan sejak tahun 2009 dan menargetkan pembangunan minimal 20.000 unit reaktor biogas ukuran kecil untuk rumah tangga di kawasan pedesaan di 16 provinsi Indonesia hingga tahun 2016.

Program ini secara resmi telah terdaftar dalam program energi Gold Standard pada tanggal 13 Mei 2013. Salah satu indikator positifnya, sebagaimana  teridentifikasi pada Pertemuan Konsultasi Parapihak pada tanggal 16 Februari 2012, adalah pemanfaatan bio-slurry atau ampas biogas oleh para petani untuk kebutuhan pertanian.

Bio-slurry dapat digunakan untuk menggantikan pupuk kimia dan mengikat karbon di dalam tanah. Hivos bersama dengan Soil & More Intl. (SMI) mengadvokasi pembuatan metodologi untuk menghitung pengurangan karbon dan sekuestrasi karbon dalam tanah, yang bisa terjadi karena peningkatan pemanfaatan bio-slurry sebagai pupuk di Indonesia dan Kenya. Minimal 80% rumah tangga yang memiliki reaktor biogas akan menggunakan bio-slurry, baik dalam bentuk basah maupun kering, atau yang sudah dijadikan kompos dengan sampah organik.

Penggunaan bio-slurry juga merupakan salah satu contoh dari ‘Climate Smart Agriculture‘ (CSA). Konsep CSA ini telah digunakan dalam banyak upaya yang menjelaskan pemanfaatan, intervensi dan mekanisme yang bisa membantu petani dalam memitigasi atau beradaptasi dalam menghadapi perubahan iklim. Bagi FAO, organisasi pangan dan pertanian PBB, sebagai contoh, CSA ‘berkontribusi terhadap pencapaian akan tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan’. CSA mengintegrasikan tiga dimesi pembangunan berkelanjutan (ekonomi, sosial dan lingkungan) dengan sekaligus menangani berbagai tantangan terkait dengan ketahanan pangan dan perubahan iklim.

Untuk memberikan kesempatan kepada berbagai pemangku kepentingan mengetahui lebih jauh terkait Program BIRU dan pemanfaatan bio-slurry, serta mengumpulkan berbagai masukan yang dimiliki oleh para pemangku kepentingan mengenai disain program dan dampaknya terhadap pembangunan berkelanjutan, Hivos akan kembali mengadakan pertemuan Konsultasi Parapihak Lokal Arion Swiss Belhotel, Kemang, Jakarta, pada Jumat, 20 Maret 2015.

Share this: