Dalam pelaksanaan program BIRU, Hivos dan Yayasan Rumah Energi membangun kemitraan dengan sejumlah organisasi lokal di sembilan provinsi: Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat (Lombok & Sumbawa), Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur (Sumba), dan Lampung. Ada beberapa tipe kemitraan dalam BIRU untuk membangun sinergi dan mempercepat pencapaian program:

1. Organisasi mitra pembangun (Construction Partner Organisation/ CPO)
Ini adalah skema kemitraan utama dalam program BIRU. Mitra terpilih berperan untuk membangun setidaknya 100 unit reaktor BIRU di daerah mereka. CPO yang terpilih harus mampu mengelola setidaknya satu tim tukang. CPO terkait menandatangani perjanjian kerja sama dengan Hivos dan wajib mematuhi aturan yang ditetapkan dalam kontrak ini dan mematuhi standar kualitas BIRU yang telah ditetapkan. Lembaga yang menjadi mitra konstruksi harus memiliki hubungan dengan kelompok tani atau ternak untuk mendapatkan pasar, misalnya dengan koperasi susu. Klik di sini untuk melihat profil organisasi mitra pembangun BIRU yang ada di Indonesia.

2. Organisasi mitra penyedia kredit (Lending Partner Organisation/ LPO)
Peran utama dari organisasi mitra penyedia kredit adalah untuk memberikan kredit kepada calon pengguna yang ingin membangun reaktor BIRU. Lembaga keuangan yang tertarik untuk berpartisipasi program BIRU dengan menyediakan kredit berbunga rendah bagi rumah tangga dapat menjadi organisasi mitra penyedia kredit. Organisasi ini bisa terdiri dari bank nasional, bank regional, dan lembaga keuangan mikro termasuk koperasi susu yang memiliki unit simpan pinjam (menawarkan kemungkinan pembayaran melalui setoran susu). Klik di sini untuk melihat profil dari organisasi mitra penyedia kredit BIRU yang ada di Indonesia.

3. Organisasi mitra pembanguna BIRU dan penyedia kredit (CPO & LPO)
Jenis kemitraan ini adalah kombinasi antara penyediaan layanan untuk pembangunan reaktor BIRU dan penyediaan kredit mikro bagi para calon pengguna. Sejumlah koperasi susu di Jawa Timur memiliki kapasitas untuk melakukan kedua hal ini yaitu membangun reaktor BIRU dan sekaligus menyediakan program kredit berbunga rendah kepada para anggotanya. Klik di sini untuk melihat profil dari CPO dan LPO yang ada di Indonesia.

4. Organisasi mitra pelatihan (TPO)
Organisasi mitra pelatihan berperan memberikan pelatihan terkait peningkatan kapasitas di bidang konstruksi dan bidang lain yang dianggap relevan untuk mendukung pelaksanaan program. Klik di sini untuk melihat profil dari Organisasi mitra pelatihan BIRU yang ada di Indonesia.