Warta BIRU

Sebuah Pendekatan Altruistik pada Program Magang

Awalnya saya tahu tentang Biogas Rumah (BIRU) dalam sebuah pameran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta, Indonesia.  Saya baru saja tiba di Yogyakarta seminggu sebelumnya, dan sangat senang mendapat kesempatan untuk berpartisipasi dalam sebuah program studi yang berorientasi pada pembangunan yang berlangsung selama lima bulan sebagai bagian dari ACICIS (The Australian Consortium for In-Country Indonesian Studies).

Mengubah Biogas Menjadi Listrik

Di negara-negara Eropa seperti Inggris, Jerman, Swedia, serta Finlandia, pemanfaatan biogas dan biomassa sebagai salah satu sumber utama energi terbarukan bukanlah hal yang mengherankan. Seperti dikutip dari laman ec.europa.eu, biogas dan biomassa bahkan telah mengambil peran sebesar 65% dalam kategori sumber energi terbarukan pada tahun 2014.

Penanganan Limbah melalui Teknologi Biogas

Pada tanggal 7 Februari 2017 telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Perum Jasa Tirta (PJT) II dan Rumah Energi terkait pengembangan pilot project teknologi  tepat guna (biogas) untuk mengurangi dan mengatasi pencemaran kotoran hewan di Sungai Cisangkuy, Jawa Barat. Penandatanganan dilakukan oleh Djoko Saputro, Direktur Utama PJT II Jakarta, dan Lina Moeis, Executive Director Rumah Energi, yang bertempat di Kantor Perwakilan Perum Jasa Tirta II di Jakarta.

Jejak Karbon

Setiap aktivitas manusia selalu memberikan pengaruh terhadap lingkungan, salah satu diantaranya adalah aktivitas tersebut memberikan sumbangan emisi gas rumah kaca, secara langsung (seperti membakar sampah) maupun tidak langsung (seperti menggunakan listrik dari PLTU).

Biogas untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Gas rumah kaca merupakan salah satu sumber utama penyebab pemanasan global yang dapat berakibat pada perubahan iklim. Dunia saat ini sedang melakukan berbagai upaya yang dapat dilakukan mengurangi emisi gas rumah kaca dan dampak yang diakibatkan terhadap lingkungan. Salah satu upaya tersebut adalah melalui mekanisme pembangunan bersih (clean development mechanism), yaitu mekanisme pembangunan di negara-negara berkembang yang berbasis pembangunan ramah lingkungan.

Kami di Sini Tidak Hanya Membantu Para Suami

Ketika kami tiba di satu rumah yang terletak di Dusun Bangsal, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tampak sekelompok ibu-ibu menyembulkan kepala mereka keluar dari pintu utama rumah. Kami lalu turun dari mobil, dan mereka mulai sibuk. Sembilan bersaudara yang semuanya adalah perempuan, menyambut kami dengan ramah, mereka bersenda gurau satu sama lain agar suasana menjadi ramai dan hangat. Terlihat juga seorang nenek di antara ibu-ibu tersebut yang ikut bergabung dan bercanda dalam guyonan.

  Next ››